Saturday, September 03, 2005

Helpless

Thanks guys for all ur tags..

He may have hurt me but he's a nice guy.. Yes, he may be possessive but tt is wad makes me respect him a lot.. The stuff that he said hurts me a lot then but come to think of it, i shouldnt have spur the anger on.. He's already very angry at i made him angrier..

Yes, i shouldnt have lied.. And i shouldnt have told him the truth either.. If i didnt tell him the truth, we could still be together.. It hurts me to think abt that mistake..

It hurts not being able to msg him that i'm going out and i'm home like i always do..
It hurts that i cant talk to him anymore..
It hurts to think that he's going to treat me differently from now onwards..
It hurts to noe that he's going to be with someone else..

Arghh.. Its fucking killing me!

okayy so.. dis is the poem tt i wrote for him when our relationship was gg down... i'm so sorry its in mly...

Tangisan Seorang Kekasih - Dian Farini

Aku dilamun rindu kepada dirimu oh sygku
Aku mengharap kasih seperti dulu
Walaupun aku jarang menyatakan cintaku padamu
Aku menyayangimu lebih dari aku sayang aku

Aku sanggup korban apa sahaja demi kita
Aku tidak sanggup melihat kita dibiarkan begitu sahaja
Airmataku mengalir tatkala kecewa
Namun ia hanya kerana aku cinta kita

Kusedar sekarang ini
Aku tidak rela lagi bersendiri
Aku tidak pernah sangsi
Akan cintaku kepadamu yang abadi

Kaulah satu-satunya sinar harapan diriku
Kau lah tempat aku mengadu
Syg fahamilah aku
Aku insan yang lemah ini waktu

Aku hanya inginkan perhatian
Dan juga belas kasihan
Semangatku hilang dikala kesunyian
Berikan lah daku keyakinan

Tangisan dan airmata menjadi sahabatku
Tiada insan yang dapat mengubatiku selainmu
Tolong lah faham tolong mengerti sayangku
Aku perlukan dirimu seperti dulu

Aku melarikan diri dari kebenaran
Di tiap sudut hatiku terserlah kepasrahan
Tidak pernah ku tetap dengan kemarahan
Aku hanya mengalah di dalam percintaan

Mungkin suatu hari kau akan mengerti
Akan dalamnya cintaku yang tulus suci
Aku tinggalkan puisi ini
Untuk memori yang telah melukakan hati

Aku tidak membenci
Aku hanya menyesali
Peluang diberi
Jangan disia2 kan lagi

Namun engkau telah menghiris hatiku
Engkau tinggalkan aku
Sampai hatimu
Berderailah sudah duniaku

Aku tidak tahu apa lagi hendakku lakukan
Hatimu berkeras inginkan perpisahan
Aku hanya berserah kepada Tuhan

Agar engkau berubah fikiran

Sayang kasihanilah aku
Tangisan kekasihmu ini yang pilu
Berikanlah peluang kepadaku
Aku perlukan dirimu

Akanku menunggu
Pada hari yang kau akan memanggilku sayangmu
Tidak akan aku mencari pengganti dirimu
Cinta tulus dari hatiku hanyalah untuk dirimu

No comments: